Rabu

ketika sayang tidak pernah cukup

"sayang aja ga pernah cukup!" bgtu kt mereka yg menghianati saya..selamat hari ini temans, terus bekerja & tetap berdoa

begitu yang saya tulis di status FB saya pagi ini.
dan luar biasanya yang komen adalah teman2 yang ibu2 ..

Kesimpulan yang saya dapat dari komentar2 tersebut lebih condong pada sisi material yang berbanding dengan kata sayang. Padahal jika memperhatikan, ada dua frase / susunan kalimat dengan makna terpisah disitu.

Pertama, "Sayang aja ga pernah cukup!"
Kedua, "Mereka yang menghianati..."

Katakanlah kita berasumsi sama bahwa materi menjadi pendukung utama dari 'sayang', maka pertanyaannya adalah.."apakah kemudian layak jika penghianatan terjadi?"

Dengan demikian sebuah penghianatan akan menjadi bagian dari sebuah pembenaran.
Silahkan lanjutkan pembenaran pembenaran di kepala masing2...dan bila sudah lelah, iseng deh bertanya pada hati masing2, betul inikah harga sebuah sayang? penghianatan?

dan dimanakah Tuhan saat kita bertanya pada hati?"

*senyum

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar